Posted on May 15, 2009 - by mio ariefiansyah
Sedikit Renungan ttg Kasih Sayang
Pentingnya perhatian antar keluarga:
1. dapat mengatasi berbagai macam godaan di luar
2. ibadah, kalau sama orang lain baik sama yang dekat harus lebih baik lagi
3. hubungan tetap harmonis
4. dsb
FAKTANYA:
sebagian besar orang merasa gengsi memperhatikan keluarganya, mereka baru nyadar kalau keluarganya mati….padahal orang mati gak bisa hidup lagi (sukurin tuh…emang enak)…
SEBUAH KISAH…….
ada seorang suami yg cuek banget sama istri, baginya tugas istri ya ngurus rumah tangga, tugas suami cari duit (terlalu lugu emang)….Si istri tuh sayang banget sama suami. Perhatian gitu deh intinya. Tapi suaminya cuek is the best…gitu. Bukan karena nggak cinta tapi emang dia gitu…orangnya cuek. gimana ya ngejelasinnya, orangnya baik tapi terlalu pasif dalam masalah kasih sayang. ibarat alat musik kalau nggak dipukul nggak bunyi gitu…reaktif lah istilahnya…
suatu ketika istrinya hamil. dia pengen banget diperhatiin suaminya (wajar kan). istrinya nggak butuh macem2 kok cuma ditelpon aja nanyain kabarnya. hal itu udah diungkapkan sama suami, tapi lagi2 suaminya nggak ngerti n menganggap angin lalu.
alhasil ya udah istrinya nggak ngapa2in…daripada menegakkan benang basah alias percuma….
lalu, waktu melahirkan…sama suaminya disuruh operasi aja biar selamat, tapi istrinya nggak mau dengan alasan…pengen ngerasain bener2 sebagai wanita…
detik-detik menegangkan berlangsung. sesaat kemudian seorang dokter keluar dari ruang bersalin. nampak gurat kekecawaan di matanya. dan dokter itu bilang bahwa bayinya sehat lucu dan menggemaskan bayi nya adalah bayi laki2 yang tampan. namun, ibu bayi tersebut tidak bisa diselamatkan karena kekurangan banyak darah….
sang suami tertunduk lesu (nyesel ya). dia sedih banget. kenapa dia harus kehilangan orang yang dicintai (ya sukurin…udah tau khan rasanya gimana..enak nggak). suami tersebut nyesel karena selama hidup, dia ngerasa kurang perhatian sama istrinya. bahkan untuk hal-hal kecil yang diminta istrinya saja dia nggak pernah menghiraukan. dia terlalu memikirkan hal2 yang besar yang mungkin membuat istrinya bahagia, seperti uang, rumah, perhiasan, dsb.. padahal meski itu juga penting tapi ada yang jauh lebih penting yaitu kasih sayang…itulah…dia ngerasa hidupnya memang tidak seimbang….
alhasil, suaminya tersebut hanya bisa menyesal yang menyesalpun nggak bakalan ada gunanya…(emang bisa orang mati hidup lagi kecuali di film2)…
dia cuma bisa menatap bayi itu dengan perasaan miris…..karena di sisi lain dia harus kehilangan orang yang dia cintai meski di satu sisi dia mendapatkan seorang bayi yang diidam-idamkan selama ini…
dia benar-benar menyesal..jika saja waktu bisa diputar ulang maka ingin dia katakan pada istrinya, bahwa dia sangat sayang padanya….tapi kini percuma karena orang yang paling dia cintai sudah tiada…..
Tentang Penulis : postingan ini ditulis oleh mio , kunjungi situs mio ariefiansyah untuk postingan lainnya
Post Status :komentar dan trackback terbuka untuk postingan ini.





